HARI KETIGA BULAN SEBELAS

adsense
Di hari ke tiga bulan sebelas...
Dengan sajak ini kutulis angin menggantung bendungan keluh setelah meluap jadi bencana air mata mengaliri hutan masuk ingatan jadi rahasia antara kau dan aku...
Tak terkuak mata sekian banyak mata mengeja seribu kata terbang serampangan dari tangan kulepas bebas agar kau membaca merasakan desah nafasku yang masih terhempas sebagai peringatan di bumi belahan lain ada sebatang pohon tak canggal di terjang badai,
Diam tak berkembang sembulkan buah penyesalan karena jatuh di hadapmu yang duduk dipelaminan bersanding pria...
Tahukah kau apa yang ku rasa saat ini??? Hatikupun sekarat.....
Sedang cinta mengenali keadaan tak seperti katamu di tengah malam yang slalu kurindukan...
Dalam sajak ini kutulis sesal yang menghilang ditelan waktu abadi mendiami lorong teka-teki...
Bukan lantaran tubuh dan wajah actormu terpampang dihadapku menusuk dada dengan belati ingatan...
Namun sebab dedikasi tinggi prinsip hidup seorang wanita begitu tegas kupuja, kau sebagai perempuan maya kusemat...
Siapapun kau apapun kau...
Kupuja atas nama Tuhan yang tak repot kubawa kemana seringan langkah setajam pikiran...


Salam santun malam sahabat hati

 

Ads By Google